Login

Archive

Mengamankan Linux Server Dengan Firewall CSF

1. Login ke server menggunakan SSH sebagai root.
2. jalankan command berikut

    • ● cd /usr/src
    • ● rm -fv csf.tgz (Untuk menghapus jika sudah ada file csf.tgz file)
    • ● wget https://download.configserver.com/csf.tgz
    • ● tar -xzf csf.tgz
    • ● cd csf
    • ● sh install.sh
    • ● sed -i ‘s/TESTING\ \=\ “1”/TESTING\ \=\ “0”/g’ /etc/csf/csf.conf
    • ● csf -r

Firewall CSF sudah aktif, setelah itu Anda dapat menentukan port mana saja yang akan di open dan port mana yang ditutup melalui konfigurasi file /etc/csf/csf.conf.

Semoga bermanfaat.

Konfigurasi Port Email di Komputer Laptop Smartphone

Yth. Pelanggan setia Kucingweb.

Sehubungan dengan maraknya virus dan spam email yang menyebabkan ditutupnya akses SMTP port 25/tcp oleh beberapa ISP (penyedia layanan internet) di Indonesia yang berfungsi sebagai jalur email.

Untuk itu, kami informasikan kepada setiap pelanggan Kucingweb yang menggunakan Desktop email client seperti MS Outlook, Thunderbird, Smartphone Email, dsb untuk memeriksa kembali pengaturan SMTP port Anda.

Berikut saran konfigurasi email pada Desktop email client:

SMTP
Server Address : mail.domainanda.com
Port : 26 (non-ssl) atau 465 (ssl) atau 587 (tls)

POP3
Server Address : mail.domainanda.com
Port : 110 (non-ssl) atau 995 (ssl)

IMAP
Server Address : mail.domainanda.com
Port : 143 (non-ssl) atau 993 (ssl)

Bila Anda mengalami kesulitan dalam pengaturan email pada Aplikasi email Anda, silakan hubungi kami di support[at]kucingweb[dot]com.

Terimakasih atas perhatiannya.

Salam,
Manajemen Kucingweb

Subdomain Pada cPanel

Subdomains dapat kita artikan / fungsikan untuk mengelompokan kategori konten yang berbeda pada situs Anda, yang dapat mempermudah pengunjung situs Anda untuk mengingat alamat url situs Anda.

Sebagai contoh, Anda membuat sebuah subdomain ‘statistik’ untuk akun utama anda ‘namadomain.com’, dimana nantinya pengunjung situs Anda cukup ketik ‘statistik.namadomain.com’ pada browser dan akan langsung mengarah pada kategori statistik di halaman situs Anda. Pada umumnya, situs yang memilik produk / kategori line yang luas, menggunakan subdomain untuk memisahkan tiap-tiap produk / kategori line-nya.

Praktisnya, sebuah subdomain mengarah ke sebuah subfolder yang berada didalam folder public_html account hosting Anda, konfigurasi ini terjadi secara otomatis ketika Anda setup sebuah subdomain. Contoh ‘statistik’ diatas, ketika Anda setup subdomain ‘statistik’ maka akan otomatis membuat subdirectory ‘statistik’ didalam directory public_html. Selanjutnya Anda dapat upload file website ke subdirectory tersebut.

Untuk membuat subdomain :

1. Pilih menu ‘Subdomains’ pada control panel cPanel hosting Anda.
Menu Subdomain cPanel

2. Masukan nama subdomain yang diinginkan pada kolom subdomain.

3. Tentukan Domain utama yang akan menjadi induk dari subdomain tersebut.

4. Anda bisa membiarkan kolom Document Root terisi dengan sendirinya.

5. Klik tombol Create. Maka proses setup akan secara otomatis membuat subdirectory dengan nama yang sesuai dengan nama subdomain yang Anda input di dalam folder public_html.

Input Subdomain di cPanel

Sekian,
Semoga bermanfaat.

[Solved] – Urgent Maintenance indo4

Kepada Pelanggan Setia Kucingweb,

Sebelumnya kami ucapkan terimakasih telah menggunakan layanan Kucingweb.

Bersama ini kami informasikan bahwa server indo4 sedang mengalami gangguan pada sisi hardware dan harus dilakukan urgent maintenance. Selama proses maitenance ini server akan offline. Akan kami update kembali melalui berita ini jika maintenance telah selesai.

Demikian hal ini kami sampaikan, mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses ini berlangsung.

Jika ada hal-hal yang perlu ditanyakan sehubungan dengan proses tersebut, silahkan menghubungi Kami melalui telp (0838) 1800 7749, atau email support[at]kucingweb[dot]com maupun melalui LiveChat.

Atas perhatian Bapak/Ibu Kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Kucingweb Indonesia

Import SQL Berukuran Besar Tanpa phpMyAdmin

Untuk yang mengalami kesulitan import database yang berukuran besar karena ukuran file di phpMyAdmin nya dibatasi di angka tertentu, salah satu solusinya bisa  dengan menggunakan Script PHP BigDump SQL.

Untuk script nya bisa di  download disini

1. Jika sudah selesai didownload, buka file bigdump.php menggunakan notepad lalu pada settingan dibawah ini diisi dengan informasi databasenya.

———————————————————————
// Database configuration
$db_server   = ‘localhost’;
$db_name     = ‘nama_database‘;
$db_username = ‘username_database’;
$db_password = ‘passwordnya’;
——————————————————————–

2. Jika sudah selesai settingnya lalu save file tersebut. Masuk ke control panel hosting Anda lalu buat folder baru di file manager Anda didalam directory public_html (contoh : dump).

3. Upload file bigdump.php dan file database Anda ke folder dump. File database bisa file nya berekstensi .sql atau .zip.

4. Jalankan file bigdump.php menggunakan browser dengan alamat namadomainanda.com/dump/bigdump.php

5. Klik start import dan tunggu sampai prosesnya selesai. Jangan tutup browser jika prosesnya belum selesai.

PENTING !! Jika proses sudah selesai hapus file bigdump.php dan file database Anda di file manager Anda.

Mengubah Password Control Panel cPanel

Mengubah password control panel cPanel hosting Anda bisa dilakukan melalui dashboard cPanel tersebut.

1. Silakan klik menu Password & Security

Menu Password cPanel

2. Lalu masukan informasi password lama Anda pada Old Password text field.

3. Masukan password baru Anda pada kedua New Password and New Password (again) text fields.

Ganti Password cPanel

4.  Setelah selesai mengisi semua fields yang diperlukan Klik tombol change your password now maka password baru Anda akan langsung aktif.

Note :

Sangat disarankan Anda menggunakan Password yang rumit dengan kombinasi huruf kapital, angka, simbol dan sulit ditebak untuk menghindari percobaan hacking seperti brute-force attack.

Semoga bermanfaat.

[Maintenance] – Migrasi akun hosting indo5 ke indo4

Kepada Pelanggan Setia Kucingweb,

Sebelumnya kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan Bapak/Ibu telah menggunakan layanan Kucingweb.co.id.

Berikut kami informasikan bahwa akan dilaksanakan migrasi akun hosting terjadwal dari server indo5 ke indo4, proses migrasi dilakukan karena sedang adanya proses pembaharuan/upgrade sistem operasi server.

Migrasi akan dilakukan pada:

Waktu: Rabu, 4 Maret 2020, 00:00 WIB s/d selesai
Agenda: Pembaharuan sistem operasi server dan Migrasi akun hosting

Demikian hal ini kami sampaikan, mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses ini berlangsung.

Jika ada hal-hal yang perlu ditanyakan sehubungan dengan proses tersebut, silahkan menghubungi Kami melalui telp (0838) 1800 7749, atau email support[at]kucingweb[dot]com maupun melalui LiveChat.

Atas perhatian Bapak/Ibu Kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Kucingweb Indonesia

Redirect Menggunakan .htaccess

Berikut tips yang berkaitan dengan masalah redirect :

# redirect jika BUKAN www.namadomain.com ke www.namadomain.com
RewriteCond %{HTTP_HOST} .
RewriteCond %{HTTP_HOST} !^www\.namadomain\.com
RewriteRule (.*) www.namadomain.com/$1 [R=301,L]

-atau-

# redirect jika namadomain.com (case-insensitive) ke www.namadomain.com
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^namadomain\.com [NC]
RewriteRule (.*) www.namadomain.com/$1 [R=301,L]

Bagaimana jika sebaliknya? Kita ingin redirect www.namadomain.com ke namadomain.com

# redirect jika BUKAN namadomain.com ke namadomain.com
RewriteCond %{HTTP_HOST} .
RewriteCond %{HTTP_HOST} !^namadomain\.com
RewriteRule (.*) namadomain.com/$1 [R=301,L]

-atau-

# redirect jika www.namadomain.com ke namadomain.com
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^www\.namadomain\.com [NC]
RewriteRule (.*) namadomain.com/$1 [R=301,L]

Silahkan pilih mana yang cocok untuk kasus Anda 😉